Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 22 Juni 2010

Survei Jajak Pendapat Opini Masyarakat Tentang Global Warming di Pusat Perbelanjaan Panakukang Mall Makassar Tahun 2008

A. PENDAHULUAN (LATAR BELAKANG)Global warming atau pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Hal ini disebabkan oleh efek rumah kaca, efek umpan balik, variasi matahari, dan perbuatan manusia.
Global Warming saat ini menjadi isu internasional. Isu tersebut timbul karena pemanasan global mempunyai dampak yang sangat besar bagi dunia dan kehidupan makhluk hidup. Para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca, tinggi permukaan air laut, pantai, pertanian, kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia.
Melihat global warming merupakan isu yang sedang marak diperbincangkan di masyarakat, maka kami ingin melihat bagaimana opini masyarakat tentang global warming kaitannya dengan kesehatan?

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
• Untuk mengetahui gambaran jumlah frekeuensi masyarakat yang menyetujui bahwa isu global warming merupakan masalah yang serius saat ini.

2. Tujuan Khusus :
• Untuk mengetahui gambaran jumlah frekuensi masyarakat yang menyetujui bahwa global warming disebabkan oleh perbuatan manusia.
• Untuk mengetahui gambaran jumlah frekuensi masyarakat yang menyetujui jika pemerintah membuat kebijakan mengenai global warming.
• Untuk mengetahui gambaran jumlah frekuensi masyarakat yang menyetujui bahwa global warming berdampak negative terhadap kesehatan manusia.
• Untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat mengenai dampak negative global warming terhadap kesehatan manusia.
• Untuk mengetahui opini masyarakat mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam menanggulangi masalah global warming.
• Untuk mengetahui opini masyarakat mengenai upaya-upaya dalam meminimalisir dampak global warming.

C. METODE
1. Lokasi Praktik.
Praktik ini akan dilakukan di Pusat Perbelanjaan Panakukang Mall, yang terletak di jalan Pengayoman, Makassar. Kami mengambil tempat ini karena tempat ini merupakan pusat perbelanjaan dan rekreasi dimana pengunjungnya itu heterogen dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat.
2. Waktu Praktik.
Praktik akan dilaksanakan selama satu hari yaitu pada tanggal 2 Mei 2008.
3. Populasi.
Populasi dalam praktikum ini adalah semua pengunjung pusat perbelanjaan Panakukang Mall yang datang pada saat dilaksanakannya praktik ini.
4. Sampel.
Sampel dalam praktikum ini adalah beberapa pengunjung pusat perbelanjaan Panakukang Mall dengan jumlah sampel 200 orang
5. Metode Pengambilan Sampel.
Pengambilan sampel dilakukan secara acak atau probability sampling yaitu Accidentaly sampling dimana sampel yang diambil yaitu pengnjung yang kami temui pada saat pengambilan data.
6. Cara Pengumpulan Data
Data diperoleh secara langsung dengan menggunakan kuesioner yang telah disusun berdasarkan tujuan praktikum. Responden yang terpilih sebagai sampel diminta untuk menjawab pertanyaan dari kuesioner yang dibacakan oleh interviewer (pelaksana praktikum).
7. Pengolahan dan Penyajian Data.
Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi yaitu meggunakan program SPSS 12 dan Microsoft Excel. Adapun hasil dari pengolahan data tersebut akan kami sajikan dalam bentuk tabel dan grafik dan dalam waktu singkat akan dipublikasikan kemasyarakat melalui media informasi.

D. HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Hasil
a. Karakteristik Subjek
Dari hasil survey Jejak Pendapat yang dilakukan pada hari Jumat tanggal 2 Mei 2008 di Pusat Perbelanjaan Mall Panakukang mengenai Gambaran Opini Masyarakat Mengenai Global Warming pada 200 responden bahwa dari 200 responden terdapat 115 responden (57,5 %) berjenis kelamin Perempuan dan 85 responden (42,5 %) berjenis kelamin Laki-laki.

• Pendidikan Terakhir
Berdasarkan tabel dan grafik dapat diketahui bahwa dari 200 responden, frekuensi pendidikan terakhir responden terbesar yaitu SMA sebanyak 115 responden (57,5%) dan yang terkecil yaitu SD sebanyak 3 reponden (1,5%).

• Umur
Diperoleh bahwa dari 200 responden, frekuensi umur responden terbesar yaiu pada umur 20 tahun sebanyak 23 Responden (11,5 %) dan terkecil pada umur 15, 32, 34, 54, 55, dan 60 tahun yaitu masing-masing sebanyak 1 responden (0,5%).

b. Temuan Utama
Dari hasil survey Jajak Pendapat yang dilakukan pada hari Jumat Tanggal 2 Mei 2008 di Pusat Perbelanjaan Panakukang Mall tentang Gambaran Opini Masyarakat Tentang Global Warming pada 200 responden, didapatkan temuan utama sebagai berikut :
• Opini Masyarakat (Setuju dan Tidak setuju)
Diperoleh bahwa dari 200 responden, jumlah frekuensi masyarakat yang setuju bahwa global warming merupakan masalah yang serius saat ini sebanyak 187 responden dan yang tidak setuju sebanyak 13 responden. Frekuensi masyarakat yang setuju bahwa global warming disebabkan oleh ulah tangan manusia sebanyak 187 reponden dan yang tidak setuju sebanyak 13 responden. Frekuensi masyarakat yang setuju jika pemerintah membuat kebijakan mengenai global warming sebanyak 181 responden dan yang tidak setuju sebanyak 9 responden. Frekuensi masyarakat yang setuju bahwa Global warming berdampak negative terhadap kesehatan sebanyak 195 responden dan yang tidak setuju sebanyak 5 responden.

• Opini Masyarakat mengenai Penyakit yang Disebabkan oleh Global Warming
Diperoleh bahwa dari 200 responden ada 119 responden (59,5 %) yang berpendapat bahwa penyakit yang disebabkan oleh global warming adalah “katarak, kanker kulit dan gangguan pernafasan” yang merupakan frekuensi terbesar dan frekuensi terkecil adalah “tidak tahu” yaitu sebanyak 6 responden (3 %).

• Opini Masyarakat Mengenai Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Menanggulangi Global Warming
Diperoleh bahwa dari 200 responden, ada 146 responden (73 %) yang berpendapat bahwa yang bertanggung jawab dalam menanggulangi global warming adalah kita semua yang merupakan frekuensi terbesar dan frekuensi terkecil adalah tenaga kesehatan yaitu sebanyak 5 responden (2,5 %).

• Opini Masyarakat mengenai Upaya untuk Meminimalisir Global Warming
Diperoleh bahwa dari 200 responden, ada 105 responden (52,5 %) yang berpendapat bahwa upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak dari global warming adalah “reboisasi/penghijauan, menjaga lingkungan” yang merupakan rekuensi terbesar dan frekuensi terkecil adalah “mengurangi intensitas penggunaan kendaraan bermotor” yaitu sebanyak 13 responden (6,5 %).

• Hubungan antara Pendidikan Terakhir Responden dengan Opini Reponden tentang Global Warming
Diperoleh bahwa dari 200 responden ada 107 responden dengan pendidikan terakhir SMA yang setuju bahwa global warming merupakan masalah yang serius saat ini.

2. Pembahasan
Survai jajak pendapat merupakan survai sampel yang menyangkut pendapat umum dengan kelebihan mudah dilaksanakan, murah, cepat, praktis, dianggap mencakup seluruh masyarakat, dan hasilnya dapat diterima semua pihak. Namun di satu sisi, survai ini juga mempunyai keterbatasan yaitu cukup sulit untuk menemukan responden yang cukup aktif untuk dijadikan sampel. Selain itu, survai ini membutuhkan jumlah sampel yang cukup besar, namun dalam survai yang kami lakukan, kami tidak bisa menerapkan hal tersebut secara optimal dikarenakan populasi yang sangat besar tidak sebanding degan jumlah petugas survai yang sedikit. Oleh karena itu, kami hanya memgambil 200 responden dengan asumsi bahwa topik yang kami angkat merupakan masalah umum yang telah diketahui semua kalangan sehingga bisa mewakili populasi.
Keterbatasan lain dari survai ini adalah tidak bisa dilakukannya analisa hubungan antara karakteristik responden dengan pengetahuan responden khususnya dalam survai ini adalah pendidikan terakhir responden dengan opini bahwa global warming merupakan masalah yang serius saat ini. Hal ini disebabkan karena topik yang diangkat merupakan topik umum yang sebagian besar telah diketahui oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Pada survei yang kami lakukan kami mendapatkan bahwa dari 200 responden, sebagian besar responden menyetujui bahwa global warming merupakan masalah yang serius saat ini. Hal ini dikarenakan global warming merupakan topic umum yang sedang hangat dibincangkan dalam masyarakat baik melalui media elektronik maupun media cetak sehingga kami asumsikan pengetahuan masyarakat akan global warming ini bisa dikatakan cukup baik.
Dari 200 responden tersebut, sebagian besar juga menyetujui bahwa global warming disebabkan oleh ulah tangan manusia, menyetujui jika pemerintah membuat kebijakan tentang global warming dan menyetujui bahwa global warming berdampak negative terhadap kesehatan.
Selain itu, dari 200 responden sebagian besar berpendapat bahwa kita semualah yang seharusnya bertanggung jawab dalam menanggulangi masalah global warming dan upaya yang bisa mereka lakukan untuk meminimalisir adalah dengan melakukan reboisasi/penghijauan dan menjaga kebersihan lingkungan.
Adapun hasil dari survey ini belum sempat kami publikasikan ke masyarakat. Hal ini diakibatkan karena keterbatasan kami selaku petugas survey.

E. KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
• Frekeuensi masyarakat yang menyetujui bahwa isu global warming merupakan masalah yang serius saat ini yaitu 187 responden (93,5 %).
• Frekuensi masyarakat yang menyetujui bahwa global warming disebabkan oleh perbuatan manusia yaitu 187 responden (93,5 %) .
• Frekuensi masyarakat yang menyetujui jika pemerintah membuat kebijakan mengenai global warming yaitu 181 responden (90,5 %).
• Frekuensi masyarakat yang menyetujui bahwa global warming berdampak negative terhadap kesehatan manusia yaitu 195 responden (97,5 %).
• Freskuensi terbesar opini masyarakat mengenai Dampak negative global warming terhadap kesehatan manusia yaitu Penyakit Katarak, Kanker Kulit, dan Gangguan Pernafasan sebanyak 119 responden (59,5 %).
• Frekuensi terbesar opini masyarakat mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam menanggulangi masalah global warming yaitu kita semua sebanyak 146 responden (73 %).
• Frekuensi terbesar opini masyarakat mengenai upaya-upaya dalam meminimalisir dampak global warming yaitu Reboisasi/Penghijauan dan menjaga kebersihan lingkungan sebanyak 105 responden (52,5 %).

2. Saran
• Sebaiknya dalam penelitian selanjutnya jumlah sampel yang diambil sebanding dengan jumlah populasi penelitian sehingga data yang diperoleh bisa lebiih mewakili.
• Sebaiknya dalam penelitian selanjutnya hasil dari survey ini bisa dipublikasikan ke masyarakat agar masyrakat bisa mengetahui apa hasil dari suvei tersebut.
• Sebaiknya sebelum pelaksanaan survey, para petugas survey hendaknya memaksimalkan fekuensi konsultasi dengan dosen pembimbing, agar pada pelaksanaannya bisa berjalan dengan maksimal.

Writer by : Ningsih, Erna, Ijonk, Riri, Muh. Rusdi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar